BeritaNasional

Tabrak Lari Pajero di Kalimalang Disorot, Sahroni Minta Pelaku Beri Ganti Rugi

330
Sumber foto : Liputan6.com
Sumber foto : Liputan6.com

Giztech.id – Kasus tabrak lari yang melibatkan mobil Mitsubishi Pajero di kawasan Jakarta Timur menjadi sorotan. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Kalimalang pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026, dan mengakibatkan seorang lansia mengalami luka berat.

Korban yang diketahui berusia 62 tahun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sahroni Desak Tanggung Jawab Pelaku

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa pelaku harus bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami korban. Ia meminta aparat kepolisian memastikan adanya kompensasi dan ganti rugi yang layak.

Menurutnya, korban tidak hanya menderita luka fisik, tetapi juga mengalami kerugian lainnya yang perlu diperhatikan secara serius.

Kondisi Korban dan Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban merupakan seorang pedagang buah yang saat itu hendak menyeberang jalan. Nahas, tubuhnya tertabrak kendaraan hingga terpental.

Luka Serius yang Dialami Korban

Akibat benturan keras, korban mengalami sejumlah luka berat, di antaranya cedera di bagian kepala, patah pada jari tangan, serta luka memar dan lecet di wajah. Setelah kejadian, korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pengemudi kendaraan yang sempat melarikan diri kini telah ditangkap bersama barang bukti mobilnya.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap detail kejadian serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.

Sorotan terhadap Infrastruktur Jalan

Selain menyoroti tindakan pelaku, Sahroni juga menyinggung kondisi marka jalan di lokasi kejadian yang dinilai kurang jelas.

Zebra Cross Dinilai Membahayakan

Ia meminta pihak terkait, termasuk instansi lalu lintas dan pemerintah daerah, untuk segera memperbaiki marka penyeberangan yang sudah memudar. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi pejalan kaki maupun pengendara.

Perbaikan fasilitas jalan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Exit mobile version