BeritaKriminal

Motif Pembunuhan Mayat dalam Koper di Brebes Terungkap, Pelaku Kesal Ditagih Utang

401
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com

Giztech.id – Kasus penemuan jasad pria di dalam koper yang menggegerkan warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan korban tewas akibat pembunuhan yang dipicu persoalan utang piutang.

Pelaku Emosi Saat Korban Menagih Utang

Pelaku pembunuhan diketahui bernama Rokib (45). Ia nekat menghabisi nyawa Sapri (70) lantaran tidak terima saat korban menagih uang pinjaman.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menjelaskan, emosi pelaku memuncak setelah terjadi cekcok antara keduanya. Dalam pertengkaran tersebut, korban disebut sempat menampar pelaku.

Dipukul Batu Hingga Korban Tewas

Situasi yang memanas membuat pelaku kehilangan kendali. Rokib lalu mengambil batu di sekitar lokasi dan memukulkannya ke arah tubuh korban.

“Pelaku memukul korban pada bagian kepala, dada, dan tengkuk menggunakan batu hingga korban meninggal dunia di tempat,” ungkap Lilik kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

Terancam 20 Tahun Penjara Gunakan KUHP Baru

Atas perbuatannya, Rokib dijerat dengan Pasal 479 KUHP terbaru. Ancaman hukuman yang menantinya tidak ringan.

Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan KUHP Baru

Kapolres menegaskan, penerapan pasal tersebut memungkinkan pelaku dijatuhi hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami menggunakan KUHP yang baru, dengan ancaman pidana hingga 20 tahun,” tegasnya.

Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Setelah kejadian tersebut, tim Resmob Satreskrim Polres Brebes langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku berhasil diringkus dalam waktu singkat.

Dibekuk di Wilayah Majalengka

Rokib ditangkap di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa (17/2/2026) dini hari.

“Kurang dari 24 jam sejak kejadian, pelaku berhasil kami amankan berdasarkan bukti dan keterangan di lapangan,” jelas Lilik.

Kronologi Penemuan Mayat dalam Koper

Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kerabat pemilik rumah pada Senin (16/2/2026) siang, saat hendak membersihkan rumah yang belum rampung dibangun.

Bau Menyengat Mengarah ke Koper Berisi Jasad

Sekretaris Desa Sukareja, Rohandi, mengatakan saksi mencium bau tidak sedap dari salah satu ruangan. Setelah diperiksa, bau tersebut berasal dari sebuah koper yang tertutup pasir.

“Waktu koper digeser, terlihat jari tangan dari dalam. Saat itulah warga langsung melapor,” ujar Rohandi.

Kasus ini sempat membuat warga sekitar geger, namun kini situasi berangsur kondusif setelah pelaku berhasil ditangkap.

Exit mobile version