Giztech.id – Militer Israel kembali melancarkan serangan di wilayah utara Gaza yang mengakibatkan korban jiwa. Serangan tersebut dilaporkan menyasar sebuah kendaraan polisi di kawasan Kota Gaza.
Menurut laporan dari otoritas setempat, insiden ini menyebabkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, termasuk seorang anak kecil. Selain itu, beberapa korban lain mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Korban Jiwa Termasuk Balita
Identitas Korban Terungkap
Salah satu korban yang meninggal diketahui merupakan balita berusia tiga tahun bernama Yahya al-Mallahi. Jenazah para korban telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa untuk penanganan lebih lanjut.
Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, menyampaikan bahwa selain korban meninggal, terdapat pula warga yang mengalami luka akibat serangan tersebut.
Tambahan Korban di Wilayah Lain
Tidak hanya di lokasi utama serangan, satu korban lain dilaporkan tewas di wilayah Beit Lahia, yang berada di bagian utara Gaza. Dengan demikian, total korban jiwa pada hari tersebut mencapai lima orang.
Situasi Memanas Meski Ada Gencatan Senjata
Pelanggaran Gencatan Senjata
Insiden ini terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati sejak Oktober. Namun, ketegangan antara Hamas dan Israel masih terus berlangsung, dengan kedua pihak saling menuding pelanggaran kesepakatan.
Pihak Israel Masih Selidiki Insiden
Menanggapi kejadian ini, militer Israel menyatakan tengah melakukan penyelidikan terkait detail serangan tersebut. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut mengenai target dan alasan serangan.
Dampak Kemanusiaan Kembali Jadi Sorotan
Rekaman di lapangan memperlihatkan warga berkumpul di sekitar korban sebelum proses evakuasi dilakukan. Peristiwa ini kembali menyoroti dampak kemanusiaan yang terus terjadi di Gaza, terutama terhadap warga sipil yang menjadi korban konflik berkepanjangan.
