Giztech.id – Petugas Rutan Kelas I Depok menggelar inspeksi mendadak di seluruh blok hunian warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, ditemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam rutan, mulai dari alat komunikasi hingga benda berbahaya.
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menyampaikan bahwa salah satu temuan utama adalah telepon genggam serta beberapa perangkat elektronik rakitan.
Alat Rakitan Digunakan untuk Kebutuhan Sehari-hari
Perangkat elektronik ilegal tersebut diketahui dimanfaatkan oleh penghuni rutan untuk memanaskan air. Air panas itu kemudian digunakan untuk kebutuhan minum maupun keperluan lainnya di dalam kamar tahanan.
Meski terlihat sederhana, penggunaan alat rakitan ini tetap dianggap melanggar aturan keamanan di lingkungan rutan.
Ditemukan Senjata Tajam dari Modifikasi Sendok
Selain alat elektronik, petugas juga menemukan benda berbahaya berupa senjata tajam hasil modifikasi. Benda tersebut dibuat dari sendok berbahan stainless yang diubah bentuknya menjadi alat tajam.
Barang Sehari-hari Bisa Jadi Ancaman
Tidak hanya sendok, petugas juga menyita gunting yang berpotensi disalahgunakan. Oleh karena itu, sejumlah barang berbahan logam seperti sendok stainless termasuk dalam daftar yang dibatasi penggunaannya di rutan.
Blok Perempuan Juga Tak Luput dari Temuan
Dalam pemeriksaan di blok tahanan perempuan, petugas menemukan barang terlarang lain seperti kaca dari perlengkapan kosmetik serta botol parfum berbahan kaca.
Risiko Keamanan dari Benda Kaca
Barang-barang tersebut dinilai berpotensi membahayakan karena dapat digunakan untuk melukai diri sendiri maupun orang lain, sehingga langsung diamankan oleh petugas.
Sanksi Tegas Menanti Pelanggar
Pihak rutan menegaskan akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui pemilik barang-barang tersebut. Warga binaan yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Barang Bukti Dimusnahkan
Seluruh hasil razia langsung disita dan dimusnahkan agar tidak bisa digunakan kembali. Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar sebagai bentuk penegakan disiplin di lingkungan rutan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta mencegah potensi gangguan di dalam rutan ke depannya.
