BeritaNasional

Pendaki Muda Syafiq Ali Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

432
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Giztech.id – Kabar duka datang dari dunia pendakian Indonesia. Seorang pendaki muda bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet pada akhir Desember 2025, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah 17 hari operasi pencarian intensif. Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan telah dimakamkan di kampung halamannya.

Evakuasi Dialihkan ke Jalur Purbalingga

Proses evakuasi jenazah Syafiq Ali awalnya direncanakan melalui jalur Basecamp Dipajaya, Pemalang. Namun, demi efisiensi dan faktor keselamatan, tim SAR memutuskan mengalihkan jalur evakuasi melalui Basecamp Gunung Malang, Purbalingga. Jalur tersebut dinilai lebih dekat dari lokasi penemuan korban dan posisi tim penyelamat.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi medan yang berat serta cuaca yang tidak menentu di kawasan Gunung Slamet.

Dibawa ke Rumah Sakit untuk Pemeriksaan

Setelah berhasil diturunkan, jenazah Syafiq Ali tiba di kawasan Gunung Malang pada siang hari dan langsung dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan medis. Aparat kepolisian bersama tim medis melakukan visum luar guna memastikan kondisi dan penyebab kematian.

Warga sekitar tampak menyambut kedatangan ambulans yang membawa jenazah korban, menunjukkan simpati dan duka mendalam atas tragedi tersebut.

Keluarga Ikhlas dan Apresiasi Tim SAR

Ayah korban, Dani Rusman, terlihat tegar saat menyaksikan proses evakuasi. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian, mulai dari Basarnas, relawan, hingga masyarakat.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Syafiq Ali dan meyakini bahwa peristiwa ini merupakan bagian dari kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

Diperkirakan Wafat Dua Pekan Sebelumnya

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kondisi jenazah yang sudah mengalami proses pembusukan menandakan bahwa Syafiq Ali diperkirakan telah meninggal sekitar dua pekan sebelum ditemukan.

Tim medis menyimpulkan tidak ada luka mencolok di bagian kepala, dada, maupun perut.

Dimakamkan di Magelang

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Syafiq Ali dibawa ke Kota Magelang pada malam hari. Jenazah disalatkan di masjid dekat rumah duka sebelum dimakamkan dengan dihadiri keluarga, kerabat, dan pejabat daerah.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri secara matang dan mematuhi prosedur keselamatan saat mendaki gunung.

Exit mobile version