Giztech.id – Aparat dari Polda Metro Jaya mengungkap praktik produksi vape ilegal yang diduga mengandung narkotika di sebuah kamar kos di kawasan Taman Sari. Dalam penggerebekan tersebut, seorang pria berinisial S (38) ditangkap saat tengah meracik cairan vape.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak biasa di lokasi tersebut.
Penggerebekan Berawal dari Laporan Warga
Tim dari Direktorat Reserse Narkoba segera menindaklanjuti informasi yang diterima dengan melakukan penyelidikan di wilayah Kelurahan Krukut.
Pelaku Ditangkap Saat Produksi Berlangsung
Pada Jumat malam (1/5/2026), petugas melakukan penggerebekan dan mendapati pelaku sedang meracik cartridge vape yang diduga mengandung zat berbahaya seperti etomidate. Pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan.
Puluhan Barang Bukti Berhasil Disita
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan berbagai peralatan dan bahan yang digunakan untuk memproduksi vape ilegal dalam jumlah cukup besar.
Alat Produksi hingga Ratusan Kemasan Diamankan
Barang bukti yang disita antara lain:
- Peralatan produksi seperti panci elektrik, bejana, dan gelas ukur
- Puluhan cartridge siap edar dan cartridge isi ulang
- Ratusan kemasan kosong dari berbagai merek
- Cairan bahan baku seperti liquid, PG, dan etanol
Selain itu, ditemukan juga cairan yang diduga sebagai bibit narkotika yang dapat diolah menjadi ratusan cartridge vape.
Diduga Jadi Tempat Produksi Skala Rumahan
Kamar kos tersebut diduga dijadikan lokasi produksi vape narkotika secara mandiri oleh pelaku.
Potensi Distribusi Masih Didalami
Polisi menduga hasil produksi tersebut telah atau akan diedarkan ke pasar tertentu. Namun, jaringan distribusi dan keterlibatan pihak lain masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi Lanjutkan Pengembangan Kasus
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba untuk pemeriksaan intensif.
Pengungkapan Jaringan Jadi Fokus Utama
Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik kasus ini. Penelusuran dilakukan untuk mengungkap asal bahan baku hingga jalur distribusi vape ilegal tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena penggunaan vape sebagai media penyalahgunaan narkotika dinilai semakin berkembang dan berpotensi menyasar berbagai kalangan masyarakat.










