Giztech.id – Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz masih menyelidiki insiden terbakarnya sebuah pesawat yang melayani penerbangan kemanusiaan di Distrik Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dugaan awal menyebut aksi tersebut berkaitan dengan upaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) untuk menarik perhatian publik internasional dan menunjukkan keberadaan mereka.
Meski demikian, kepolisian menegaskan penyebab pasti dan pelaku pembakaran belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Polisi Duga Aksi Bertujuan Menunjukkan Eksistensi KKB
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan dugaan sementara mengarah pada keterlibatan KKB.
Menurutnya, aksi pembakaran pesawat kemungkinan dilakukan sebagai bentuk unjuk kekuatan sekaligus untuk menarik perhatian dunia terhadap aktivitas kelompok tersebut.
Kepastian Menunggu Hasil Olah TKP
Polisi belum dapat memastikan siapa pelaku di balik insiden tersebut karena tim penyidik belum berhasil mencapai lokasi kejadian.
Penentuan pelaku akan dilakukan setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta pengumpulan barang bukti selesai dilakukan.
Pesawat Menjadi Sarana Penting Bagi Masyarakat Balingga
Kepolisian menilai kecil kemungkinan aksi tersebut dilakukan oleh warga sipil biasa mengingat pesawat memiliki peran vital sebagai akses transportasi bagi masyarakat di Distrik Balingga.
Polisi Belum Menarik Kesimpulan Akhir
Meski terdapat dugaan kuat terhadap KKB, aparat menegaskan bahwa seluruh proses hukum akan mengacu pada hasil penyelidikan di lapangan.
Pihak kepolisian masih mengedepankan pembuktian melalui barang bukti dan keterangan saksi sebelum menetapkan pihak yang bertanggung jawab.
Satgas Operasi Damai Cartenz Siapkan Tim Evakuasi
Untuk menangani insiden tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz telah menyiapkan tim yang akan bergerak menuju lokasi kejadian.
Tiga Peleton Diterjunkan ke Yahukimo
Sebanyak tiga peleton personel akan diterjunkan guna membantu proses evakuasi sekaligus melakukan penyelidikan di lokasi.
Pasukan tersebut berasal dari Wamena dan akan diperkuat personel yang digeser dari Timika maupun Kabupaten Yahukimo sesuai kebutuhan operasi.
Pesawat Dipiloti Warga Negara Amerika Serikat
Pesawat yang menjadi korban pembakaran diketahui diterbangkan oleh Nicholas F. Goselin, seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat.
Membawa Tujuh Penumpang dari Wamena ke Balinggama
Dalam penerbangan tersebut, pesawat berangkat dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang.
Berdasarkan manifest penerbangan, para penumpang terdiri atas Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
Seluruh informasi terkait penyebab kebakaran maupun pihak yang bertanggung jawab masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.










